about us

Green Gallery adalah ruang sederhana yang tumbuh dari niat untuk hidup lebih selaras dengan alam. Kami percaya bahwa alam sudah menyediakan begitu banyak hal baik untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup kita. Dengan belajar memanfaatkan anugerah itu secara bijak, kita bisa kembali terhubung dengan akar kehidupan yang alami dan menyehatkan dari dalam.

Lewat berbagi ilmu dan kebiasaan baik yang bisa dipraktikkan sehari-hari, kami ingin mengajak siapa pun—baik individu maupun komunitas—untuk tumbuh bersama. Bukan untuk menjadi sempurna, tapi untuk lebih mandiri, lebih sadar, dan lebih peduli. Perjalanan ini bukan sekadar tentang gaya hidup sehat, tapi tentang saling menginspirasi dan berjalan berdampingan menuju kehidupan yang lebih tenang dan bermakna.

Di Green Gallery, kami percaya bahwa perubahan kecil yang dilakukan dengan niat baik bisa memberi dampak besar—bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk lingkungan dan orang-orang di sekitar kita

Anak bungsu dari tiga bersaudara, lahir dan tumbuh besar di tengah pengaruh dua dunia yang kontras namun saling melengkapi. Ibunya berasal dari sebuah desa di tepi hutan, tempat di mana gaya hidup alami menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian. Dari sang Ibu, ia belajar hidup selaras dengan alam—memanfaatkan tanaman liar sebagai obat, menikmati buah-buahan lokal sesuai musim, serta mengolah dan mengawetkan makanan dengan cara yang sehat dan alami. Pola hidup ini terbukti membawa manfaat luar biasa bagi kesehatan, terlihat dari sang Nenek yang hidup hingga usia 102 tahun tanpa pernah bergantung pada obat-obatan kimia.

Sementara itu, keluarga ayahnya yang tinggal di perkotaan menjalani gaya hidup modern yang penuh dengan makanan cepat saji dan segala bentuk kemudahan instan. Gaya hidup ini membawa konsekuensi: berbagai penyakit kronis seperti kanker, diabetes, serta gangguan jantung dan ginjal menjadi bagian dari keseharian keluarga. Sang ayah sendiri akhirnya meninggal dunia akibat komplikasi hati dan ginjal, meskipun telah menjalani transplantasi. Perbedaan inilah yang membuka matanya—bahwa kesehatan, dalam banyak hal, adalah sebuah pilihan. Pilihan yang dipandu oleh pengetahuan dan niat yang tepat.

Terinspirasi semangat hidup alami dari sang Ibu, ia memutuskan untuk mendalami bidang kesehatan holistik. Latar pendidikan formalnya di bidang Psikologi menjadi fondasi kuat untuk memahami manusia secara menyeluruh, baik secara fisik maupun mental. Ia kemudian memperluas wawasannya dengan menggali khasiat berbagai tanaman herbal. Tak berhenti di situ, ia juga mendalami ilmu fermentasi dan manfaat probiotik, yang membukakan matanya terhadap hubungan erat antara kesehatan pencernaan dan kesejahteraan secara keseluruhan diikuti berbagai pendekatan alami, mulai dari herbalogi, hingga ramuan-ramuan tradisional—semua dirangkai dalam satu visi: mewujudkan kesehatan holistik.

Baginya, kesehatan adalah sebuah perpaduan antara pola pikir, gaya hidup, dan hubungan yang selaras dengan alam. Ia percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk hidup sehat dan bahagia, asalkan mereka dibekali dengan pengetahuan dan alat yang tepat. Dengan latar belakang dan perjalanan hidup yang ia alami, ia merasa terpanggil untuk berbagi dan membantu sesama menemukan jalan mereka sendiri menuju kesehatan dan kebahagiaan yang utuh.

– Majaa (Founder)

Sebagai penjelajah dunia, Jeffrey Polnaja telah menjelajah berbagai sudut bumi, medan terjal, gurun, pegunungan, hingga desa-desa terpencil—perjalanan yang menuntut fisik yang prima dan daya tahan. Dari setiap langkah, ia belajar bahwa menjaga kesehatan tubuh adalah hal yang tak bisa ditawar, apalagi seiring bertambahnya usia, saat fungsi tubuh mulai melemah bersamaan dengan datangnya kondisi degeneratif lainnya. Sederhana tapi nyata: untuk tetap bisa terus menjelajah, tubuh harus tetap sehat dan kuat.

Perjalanannya menjelajah 99 negara di seluruh benua, naik sepeda motor sendirian, memberinya pelajaran hidup yang tak ternilai—saat menyaksikan sendiri bagaimana komunitas-komunitas di daerah terpencil bisa tetap bertahan, bahkan hidup sehat, jauh dari fasilitas medis modern atau tenaga kesehatan profesional. Yang luarbiasa, banyak dari mereka bergantung sepenuhnya pada alam sekitar. Mereka memanfaatkan ramuan-ramuan herbal tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Pengetahuan mereka tentang tanaman obat dan cara alami merawat tubuh begitu dalam dan membumi—dan ternyata, itu lebih dari cukup untuk menjaga kesehatan mereka.

Pengalaman ini membuka matanya terhadap nilai luar biasa dari pengobatan herbal. Bersama Majaa, ia mulai belajar dan mencoba mengintegrasikan cara-cara alami ini ke dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya mengejutkan—kesehatan mereka hari ini terasa jauh lebih baik, bahkan dibandingkan 15 atau 20 tahun lalu. . Perjalanan menuju kesehatan alami ini mengajarkannya tentang kerendahan hati dan rasa syukur—bahwa sering kali, penyembuh terbaik datang dari apa yang sudah disediakan bumi dengan penuh kemurahan.

– Jeffrey Polnaja (Founder)

id_IDID